Bantimurung adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Maros,makassar. Bantimurung terkenal dengan pemandangan alamnya yang sangat indah. Saat ini bantimurung telaah di jadikan salah objek wisata yang ada di Sulawesi Selatan. Tempat ini sering ramai dikunjungi oleh para wisatawan,baik dari dalam kota maupun dari Luar kota serta dari mancanegara. Salah satu yang menjadi khas dari tempat ini adalah aneka ragam dari kupu-kupu yang sangat indah warnanya. Selain itu, masih banyak lagi pernak-pernik yang dijual yang dapat dijadikan sebagai cindera mata oleh para pengunjung.Di tempat ini menyajikan pemandangan alam yang begitu luar biasa karena udara yang ada di sini sangat sejuk disertai oleh 3 buah air terjun yang sangat indah yang bisa membuat kita ingin sengera menceburkan diri ke dalam air yang sangat dingin karena taman wisata alam ini dikelilingi oleh pohon-pohon yang sangat banyak dan tinggi-tinggi. Di taman wisata ini juga terdapat beberapa gua diantaranya yang terkenal adalah gua mimpi dimana di dalam gua ini sangat gelap gulita dan sangat panjang, jadi jika kita ingin masuk maka kita harus menyewa alat penerangan terlebih dahulu yang banyak di sediakan oleh para penyewa di mulut gua, keunikan dari gua ini adalah jika kita masuk melewati pintu utama di dalam taman wisata maka ketika keluar kita akan muncul di luar taman wisata tepatnya di dekat perkampungan penduduk sekitar namun tetap berada di atas ketinggian.
Ketika memasuki kawasan Bantimurung, dari kejauhan wisatawan disambut dengan tulisan yang menempel di dinding bukit kars. Kemudian setibanya di gerbang taman rekreasi ini, sepasang gapura selamat datang berhias kupu-kupu raksasa di atasnya menyambut dengan ramah, setelah itu diikuti patung kera yang juga berukuran jumbo. Ini menandakan Bantimurung merupakan habitat asli kupu-kupu dan kera.
Tahun 1856 – 1857 Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian hidupnya di sini untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. Menurut Wallace, Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly “Berdasarkan penelitian orang Inggris ada 150 spesies kupu-kupu di sini,” ujar Abidin, petugas taman wisata.
Untuk menjaga kupu-kupu dari kepunahan pemerintah setempat membuat penangkaran di lokasi ini, dan tentunya menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung. Selain penangkaran ada juga Museum kupu-kupu sebagai informasi dan pusat data kupu-kupu yang hidup di alam Bantimurung